Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Periksa 3 Orang Kasus Keracunan Sate Jebred di Garut, Korban Masih Dirawat 
Advertisement . Scroll to see content

Dinkes Garut Sebut 97 Persen Korban Keracunan Sate Jebred Alami Diare

Rabu, 11 Oktober 2023 - 12:17:00 WIB
Dinkes Garut Sebut 97 Persen Korban Keracunan Sate Jebred Alami Diare
Bupati Garut Rudy Gunawan menjenguk warga yang mengalami keracunan usai mengonsumsi sate jebred di Puskesmas Cilawu. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

GARUT, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut menyebut gejala yang dialami puluhan warga akibat keracunan sate jebred atau sate kulit sapi sebagian besar berupa diare. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Garut Asep Surachman mengatakan, gejala diare dirasakan 97 persen warga yang keracunan. 

"Hasil dari Rapid Health Assessment (RHA) hingga tanggal 11 Oktober ini, dari 41 orang yang mengalami keracunan 97,6 persen mengalami gejala diare. Sementara demam 82,9 persen," kata Asep Surachman, Rabu (11/10/2023). 

Berdasarkan pendataan terkait domisili, sebanyak 32 orang berasal dari Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, dan 9 orang lainnya berasal dari Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. 

Dia mengatakan warga yang mengalami keracunan saat ini menjalani perawatan di tiga fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Cilawu, Puskesmas Bojongloa, dan Klinik Cihideung.

"Epidemiologi menurut umur, pasien dugaan keracunan pangan paling banyak dialami oleh kelompok usia 26-35 tahun atau 31.71 persen. Sementara populasi rentan terdapat pada kelompok lansia sebanyak dua orang atau sekitar 7.41 persen dan balita sebanyak tiga orang atau sekitar 7.32 persen," tuturnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut