Ditinggal Agen, Calon TKI asal Sukabumi Dikabarkan Telantar di Bandara Soetta
Setelah mendapatkan kabar tersebut, Ujang, langsung melakukan koordinasi dengan perangkat Desa Girijaya. Sewaktu koordinasi, dirinya mengaku kalau Elim ini orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
"Iya, Ibu Elim ini sudah ada sekitar 10 tahun mengidap gangguan kejiawaan. Faktor penyebabnya, menurut informasi sudah berkali-kali bekerja ke Saudi. Mungkin uangnya habis sama keluargaa atau siapa gitu. Ibu Elim ini stres dan hingga sekarang," kata dia.
Lebih lanjut Ujang menjelaskan, perempuan yang memiliki tiga orang anak. Dua anak perempuan dan satu di antaranya laki-laki. "Semua anaknya sudah berkeluarga. Untuk dua anak perempuanya, tinggal bersama suaminya yang berada di luar Desa Girijaya. Sementara, anak laki-lakinya tinggal di sini. Sementara, untuk suamianya sudah lama meninggal dunia," tuturnya.
Perempuan tersebut sudah berkali-kali dibawa berobat oleh keluarganya ke rumah sakit di Sukabumi. Bahkan, beberapa tahun lalu, Elim sempat mendapatkan perawatan dari Rumah Sakit Cilendek Bogor.
"Iya, kalau untuk ganguan jiwanya tidak berat. Kadang sadar kadang engga. Bahkan, suka dagang juga berkeliling di wilayah sini," ujar Ujang Sihab.
Untuk memastikan informasi tersebut, benar atau tidaknya perempuan itu telantar di Bandara Soekarno Hatta, dia akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan keluarga dan tokoh masyarakat setempat.
"Kalau memang benar, Ibu Elim ini telantar di Bandara Soekarno Hatta, nanti kita akan menjemputnya ke sana," ucapnya.
Editor: Asep Supiandi