Gas Subsidi ke Garut Selalu Kurang, Perlu Pasokan Tambahan Jelang Ramadhan
GARUT, Inews.id - Kabupaten Garut masih kekurangan pasokan gas bersubsi untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat miskin dan pelaku usaha. Kelangkaan gas bersubsidi ini sering terjadi terutama saat momentum libur panjang.
"Kalau tidak dipenuhi maka aktivitas ekonomi masyarakat terganggu karena kebutuhan belum sesuai dengan ketersediaan," kata Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana, Minggu (14/3/2021).
Dia menuturkan, Kabupaten Garut memiliki wilayah cukup luas yakni 42 kecamatan yang selama ini agen dan pangkalan di Garut belum mampu memasok ke seluruh desa karena terbatasnya stok gas dari Pertamina dan jarak tempuh.
Hasil penghitungan di lapangan, kata dia, membutuhkan gas subsidi sebanyak 25 juta lebih setiap tahun. Sementara yang selama ini dipasok oleh Pertamina hanya 17 juta tabung setiap tahun.
"Alokasi harian sekitar 46.600 tabung, alokasi bulanan 1,4 juta tabung alokasi per tahun 17 juta, sedangkan kebutuhan Garut yang bisa mengendalikan kebutuhan prasejahtera itu alokasinya harusnya di atas 25 juta tabung per tahun," kata Gania.