Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hutan Kaki Gunung Ciremai Meluas, Angin Kencang dan Berubah Arah Hambat Pemadaman
Advertisement . Scroll to see content

Hari Ketiga Kebakaran Gunung Ciremai, 40 Hektare Hutan Terbakar

Rabu, 09 September 2026 - 15:41:00 WIB
Hari Ketiga Kebakaran Gunung Ciremai, 40 Hektare Hutan Terbakar
Kebakaran yang melanda kawasan hutan Taman Nasional Gunung Ciremai di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memasuki hari ketiga pada Rabu (9/9/2026). (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

KUNINGAN, iNews.id - Kebakaran yang melanda kawasan hutan Taman Nasional Gunung Ciremai di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memasuki hari ketiga pada Rabu (9/9/2026). Petugas gabungan masih berjibaku memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas.

Hingga Rabu siang, sedikitnya lima blok kawasan hutan telah terdampak kebakaran dengan luas mencapai sekitar 40 hektare. Sejumlah titik api sudah berhasil dipadamkan, tetapi masih terdapat titik lain yang berpotensi meluas.

Kebakaran terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai yang berada di wilayah Pasawahan, Kabupaten Kuningan. Api melanda lima blok kawasan hutan, yakni Blok Cileutik, Manguntapa, Panjat Roma, Jalan Malin, dan Cibatu Bodas.

Berdasarkan data Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, luas kawasan hutan yang terbakar diperkirakan mencapai 40 hektare. Namun, luas tersebut masih dapat bertambah karena sejumlah titik api berpotensi kembali meluas.

Petugas gabungan hingga kini terus dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus mencegah penjalaran ke kawasan lain. Petugas juga melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang telah padam untuk mengantisipasi munculnya kembali api.

Untuk mendukung proses pemadaman, kendaraan tangki air milik TNI mulai dikerahkan masuk ke kawasan hutan. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat penanganan di lokasi yang sulit dijangkau.

Kalak BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana mengatakan, petugas masih fokus melakukan penanganan kebakaran dan mencegah api meluas ke kawasan lainnya.

"Kalau dari permukiman masih jauh," ujar Indra di lokasi.

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Petugas gabungan masih memprioritaskan penanganan api hingga seluruh titik kebakaran dapat dikendalikan.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut