Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 48 Hektare Lahan di Pulang Pisau Terbakar, 8 Orang Ditetapkan Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Hutan Hanguskan Belasan Hektare di Gunung Ciremai

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:12:00 WIB
Kebakaran Hutan Hanguskan Belasan Hektare di Gunung Ciremai
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sejak Selasa (21/7/2026) siang. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

KUNINGAN, iNews.idKebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sejak Selasa (21/7/2026) siang. Hingga Jumat (24/7/2026), tim gabungan masih berupaya mendata luas area terdampak sekaligus menyelidiki titik awal munculnya api.

Kebakaran ini merupakan insiden pertama yang terjadi di Gunung Ciremai sepanjang 2026. Medan yang terjal, semak belukar yang mengering, serta embusan angin kencang menyebabkan api dengan cepat meluas hingga menghanguskan sekitar 14 hektare lahan.

Proses pemadaman sempat terkendala sulitnya akses menuju lokasi kebakaran. Sebelum peralatan khusus seperti jet shooter dan mesin pompa air tiba di lokasi, petugas gabungan melakukan pemadaman darurat menggunakan ranting pohon yang masih basah untuk mencegah api terus meluas.

"Luas area berdasarkan pantauan kami sekitar 14,9 hektare. Memang ada kesulitan di lapangan salah satunya karena kondisi alam, angin sekarang cukup kencang kemudian medannya juga kering dan berbatu," ujar  Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, Toni Anwar. 

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) bersama personel TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat sekitar masih melakukan pengukuran lebih rinci terhadap luas lahan yang terbakar. Selain itu, petugas juga mengidentifikasi titik awal kebakaran untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menghanguskan lebih dari 14 hektare kawasan hutan. Api juga mengancam area penghijauan yang selama beberapa tahun terakhir menjadi lokasi program rehabilitasi hutan.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut