"Waktu video call itu, Carmi sempat ditanya bener gak kalau ini bapaknya, tapi dia hanya geleng kepala. Carmi hanya mengingat nama saya," ujarnya.
Saat berkomunikasi, kata Ilyas, Carmi hanya bisa menggunakan Bahasa Arab. Dia juga kesulitan menggunakan Bahasa Indonesia maupun bahasa daerah Cirebon.
Ilyas mengaku, belum mengetahui secara persis kapan Carmi dipulangkan ke Indonesia, karena saat ini dia berada di KBRI Riyadh untuk menyelesaikan administrasi dan pemulihan ingatannya.
"Masih di sana (Arab Saudi) lagi mengurus administrasi dan juga gaji yang selama ini tidak dibayarkan," katanya.
Ilyas mengatakan anaknya berangkat ke Arab Saudi pada tahun 1988, melalui seorang sponsor yang ada di desanya dan diberangkatkan oleh PT Umah Sejati Alwidah Jaya Sentosa.
"Sponsornya sudah meninggal dan PT Umah Sejati yang memberangkatnya sudah tutup lama," kata Ilyas.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal