Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kereta Pangrango Bogor-Sukabumi Sudah Bisa Melintas usai Jalur Rel Dibenahi, Begini Penampakannya
Advertisement . Scroll to see content

Kampung Mati di Sukabumi, 3 Keluarga Bertahan Hidup di Rumah Retak dan Miring

Jumat, 17 Maret 2023 - 09:57:00 WIB
Kampung Mati di Sukabumi, 3 Keluarga Bertahan Hidup di Rumah Retak dan Miring
Salah satu warga yang masih bertahan di rumahnya yang miring dan retak-retak. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Sejumlah warga korban tanah bergerak di Kampung Gunung Batu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, bertahan hidup di rumah yang sudah miring dan retak selama 4 tahun. Hingga saat ini mereka menanti bantuan hunian tetap (huntap) sebagaimana yang dijanjikan pemerintah daerah. 

Sebanyak 3 kepala keluarga (KK) dengan 9 jumlah jiwa masih bertahan di kampung yang sudah mati tersebut. Sebelumnya terdapat sekitar 129 rumah yang dihuni oleh 161 KK dengan 482 jumlah jiwa. Setelah terjadi bencana pergerakan tanah pada Mei 2019 lalu, kampung tersebut langsung dikosongkan. 

Warga terpaksa harus meninggalkan kampung karena bencana pergerakan tanah telah merusak bangunan. Selain itu sawah juga ikut mengalami kerusakan. Hal yang sama juga terjadi pada tempat permakaman umum (TPU).

Salah satu warga yang masih bertahan di kampung tersebut, yakni Omah Romlah (52). Dia mengaku bersama suami dan satu orang anaknya, masih tinggal di rumah terdampak bencana alam. kemampuan ekonomi yang terbatas membuat mereka tak mampu untuk pindah ke tempat dan membangun rumah baru.

"Saya dari dulu tinggal di sini dan kami memilih tetap bertahan. Kami hanya mengungsi ke rumah yang lebih aman atau menyewa rumah, hanya untuk keperluan tidur saja, khususnya ketika musim hujan dengan intensitas tinggi. Kami akan kembali lagi ke rumah ini saat sudah reda hujan," ujar Omah kepada iNews.id, Jumat (17/3/2023).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut