Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Januari 2022 Segera Berakhir, Pembunuh Ibu dan Anak di Subang Belum Tertangkap
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Polisi Periksa Lebih dari 100 Saksi

Rabu, 09 Februari 2022 - 13:32:00 WIB
Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Polisi Periksa Lebih dari 100 Saksi
TKP pembunuhan korban Tuti dan Amelia di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang. (Foto: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)
Advertisement . Scroll to see content

Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan, sketsa terduga pelaku yang dibuat oleh tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah disebar ke seluruh kepolisian resor (polres) dan kepolisian daerah (polda) di Indonesia. 

"Sketsanya (wajah terduga pelaku) sudah kami sebar ke polres-polres wilayah, sampai ke polda seluruh Indonesia juga terkirim. Kami juga imbau masyarakat bagi yang mengetahui identitas yang sama dengan sketsa itu agar memberikan informasi kepada pihak kepolisian," ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Diketahui, polisi telah membuat dan menyebarkan sketsa wajah terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (23) di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang. Sosok pria dalam sketsa itu masih muda, berambut lurus, dan berbadan sedang cenderung kurus.

Dalam sketsa terlihat, pelaku mengenakan kemeja kotak-kotak. Rambutnya pendek dengan gaya sisir ke sebalah samping kiri. Namun posisi sketsa terduga pelaku yang dibuat tim Inafis Bareskrim Polri itu hanya tampak samping belakang dan belakang.

Tidak ada sketsa wajah tampak depan dari terduga pelaku yang ditunjukkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jabar Kombes Pol K Yani Sudarto saat konferensi pers akhir tahun itu, Rabu (29/12/2021).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut