Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 15 Korban Longsor Belum Ditemukan, Operasi SAR di Cimanggung Dilanjutkan 3 Hari
Advertisement . Scroll to see content

Kerahkan 4 Alat Berat, Tim SAR Gabungan Cari 15 Korban Longsor Cimanggung

Sabtu, 16 Januari 2021 - 13:30:00 WIB
Kerahkan 4 Alat Berat, Tim SAR Gabungan Cari 15 Korban Longsor Cimanggung
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap 15 korban longsor Cimanggung, Sumedang. (Foto: Basarnas Bandung)
Advertisement . Scroll to see content

Deden mengatakan, hingga saat ini pencarian akan terus diupayakan walau dengan banyak kendala yang ditemui di lokasi kejadian. Seperti cuaca yang tidak menentu, tebalnya material longsor, dan potensi atau ancaman longsor susulan masih tinggi. "Walau bagaimanapun, keselamatan tim SAR menjadi yang paling utama. Namun, kami akan terus memberikan yang terbaik," ujar Deden. 

Unsur SAR yang terlibat antara lain, Basarnas Bandung, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, BPBD Sumedang, TNI, Polri, TIM Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar, PMI Jabar,  Dinkes Sumedang, potensi SAR Jawa Barat dan potensi SAR Jawa Tengah. "Total kekuatan Pers Unsur SAR  yang terdaftar di posko sejumlah 286 personel," ucapnya.

Diketahui, bencana tanah longsor terjadi di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 16.45 WIB. 

Longsor susulan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB yang menyebabkan lebih banyak korban tertimbun karena saat itu banyak warga dan tim SAR gabungan yang sedang melakukan evakuasi dan pendataan terhadap jumlah korban pada longsor pertama.

Peristiwa memilukan ini terjadi akibat hujan deras dengan durasi lama dan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Sumedang dan sekitarnya. Akibat tingginya curah hujan, tebing setinggi 20 meter di belakang permukiman warga runtuh.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut