Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Bus Study Tour Tabrak Truk Boks di Tol Cipali Tewaskan 1 Orang, 10 Luka-Luka
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Jasad Guru Ngaji Masih Utuh setelah 17 Tahun Dimakamkan, Ternyata Ini Rahasianya

Selasa, 18 Januari 2022 - 07:00:00 WIB
Kisah Jasad Guru Ngaji Masih Utuh setelah 17 Tahun Dimakamkan, Ternyata Ini Rahasianya
Kain kafan dan jasad guru ngaji almarhum Muhya bin Rudia relatif masih utuh walaupun telah dimakamkan selama 17 tahun. (Foto: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)
Advertisement . Scroll to see content

Jasad almarhum guru ngaji ini dipindahkan pada Minggu (9/1/2022). Namun video pemindahan makam baru viral setelah diunggah di media sosial dua hari lalu. "Almarhum Muhya meninggal saat berusia 65 tahun seusai melaksanakan sholat Ashar," kata Ujang Ading.

Prosesi pemindahan makam almarhum guru ngaji Muhya bin Rudia. (Foto: tangkapan layar video viral/YUDY HERYAWAN JUANDA)
Prosesi pemindahan makam almarhum guru ngaji Muhya bin Rudia. (Foto: tangkapan layar video viral/YUDY HERYAWAN JUANDA)

Video amatir pembongkaran makam dan pemindahan jasad guru ngaji yang masih utuh tersebut viral di media sosial. Rekaman berdurasi 2 menit 50 detik itu memperlihatkan proses pembongkaran makam almarhum Muhya bin Rudia di Dusun Cikadu, Kecamatan Tanjungsiang, Subang, Jawa Barat.

Saat pembongkaran makam berlangsung, warga yang hadir mengenakan kpiah dan membacakan salawat dan doa. Mereka terlihat khusyuk. Tak ada suara lain selain lantunan salawat.

Saat jasad almarhum diangkat dari liang makam, terdengar orang-orang mengucapkan takbir, Allahuakbar, Allahukbar. Sedangkan orang yang berada di atas liang makam langsung membungkus jasad yang masih utuh itu dengan kain kafan yang baru dan bersih.

Betapa terkejutnya para penggali makam saat mendapati kain kafan almarhum sang guru ngaji masih relatif utuh. Selain itu, tubuh sang guru ngaji pun tidak rusak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut