Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Kecelakaan Bus Tewaskan 2 Orang di Mamuju Tengah, Diduga akibat Rem Blong
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Korban Tewas Kecelakaan Bus di Ciater Subang, Dilarang Anak Pergi karena Hipertensi

Minggu, 19 Januari 2020 - 19:30:00 WIB
Kisah Korban Tewas Kecelakaan Bus di Ciater Subang, Dilarang Anak Pergi karena Hipertensi
Heru, anak Diah Larasati, salah satu korban tewas kecelakaan bus di Ciater, Subang, Jawa Barat, usai pemakaman ibunya di TPU Lio, Minggu (19/1/2020). (Foto: iNews.id/Iyung Rizky)
Advertisement . Scroll to see content

DEPOK, iNews.id – Heru tak menyangka akan kehilangan ibunya, Diah Larasati, yang merupakan korban tewas kecelakaan bus pariwisata di Ciater, Subang, Jawa Barat. Malam sebelum keberangkatan, ia sempat meminta ibunya tak berangkat karena sedang mengalami hipertensi.

Kisah itu diceritakan Heru usai mengantarkan sang ibu ke tempat peristirahatan terakhirnya di Taman Pemakaman Umum (TPU) Lio, Cipayung, Depok, Minggu (19/1/2020).

Heru bercerita, dia dan keluarga sebenarnya diliputi perasaan was-was ketika sang ibu memutuskan pergi bersama rombongan Posyandu yang akan berwisata ke Tangkuban Parahu, Bandung, Jawa Barat.

Perasaan was-was itu bukan tanpa alasan. Jumat (17/1/2020) malam, sebelum kepergian ibunya besama rombongan pada Minggu (18/1/2020) pagi, dia sempat mengantar ibunya periksa ke dokter. Saat itu, kata Heru, ibunya mengeluh pusing, dan ternyata hipertensinya sedang kambuh.

“Semalemnya sebelum berangkat, sama saya ke dokter periksa karena hipertensi. Habis itu saya sudah bilang nggak usah dulu,” kata Heru.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut