Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Kecelakaan Bus Tewaskan 2 Orang di Mamuju Tengah, Diduga akibat Rem Blong
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Korban Tewas Kecelakaan Bus di Ciater Subang, Dilarang Anak Pergi karena Hipertensi

Minggu, 19 Januari 2020 - 19:30:00 WIB
Kisah Korban Tewas Kecelakaan Bus di Ciater Subang, Dilarang Anak Pergi karena Hipertensi
Heru, anak Diah Larasati, salah satu korban tewas kecelakaan bus di Ciater, Subang, Jawa Barat, usai pemakaman ibunya di TPU Lio, Minggu (19/1/2020). (Foto: iNews.id/Iyung Rizky)
Advertisement . Scroll to see content

“Jam 17.15 masih update status story WA, isinya foto-foto sama temennya,” kata Heru.

Tak berapa lama, Heru mencoba menghubungi ibunya. Namun, beberapa kali panggilan telepon tak juga diangkat ibunya. Heru pun mengaku panik saat itu.

Kepanikan itu akhirnya terjawab. Seorang warga mengabari kalau rombongan yang pergi berwisata ke Bandung mengalami kecelakaan.

Kemudian Heru dan beberapa warga yang anggota keluarganya juga ada di bus, berangkat menuju Subang.

Tiba di RSUD Subang, Heru mendapat informasi ada penumpang bus yang tewas. Heru lalu diarahkan ke ruang jenazah. Dari situlah ia tahu, ibunya salah satu dari korban tewas.

Heru tak menyangka, ibunya menjadi salah satu korban tewas. Dia menduga, ibunya akhirnya tak bisa bertahan karena memang sedang dalam kondisi tak sehat akibat sakit hipertensi.

“Jadi kalau menurut saya, dia bisa sampai kehilangan nyawa karena malam itu dia hipertensi. Dia kayak pembuluh darahnya keteken. Karena 4 orang di depan sama belakang dia nggak apa-apa,” ujar Heru.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut