Klaster Keluarga Dongkrak Kasus Covid-19 Aktif di Kota Bandung
"Orang yang bekerja di luar rumah, ini bisa jadi carier. Nah ini. Sebelum masuk ke rumah, jangan langsung kontak dengan keluarga. Harusnya bersihkan badan pakaian. Yang harus disikapi adalah usia rentan, 70-80 tahun. Mereka rentan terpapar virus Corona," kata Ema di Balaikota Bandung, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Selasa (17/11/2020).
Ema mengemukakan, gugus tugas kecamatan dan kelurahan diminta untuk ikut menangani klaster keluarga.
"Sekarang, jangan kan di luar, di dalam rumah pun harus menerapkan 3M, dengan anggota keluarga sekalipun. Kalau di luar ini wajib 3M 1T. Kami minta camat dan lurah menyosialisasikan ini ke masyarakat dalam even apapun soal penanganan Covid-19," ujar Ema.
Selain klaster keluarga yang harus segera diatasi, tutur Ema, gugus tugas juga mengkhawatirkan kerumunan di beberapa titik. Seperti Alun-alun Bandung, kawasan Asia afrika, Cicendo, dan Ujungberung.
"Saya akan lapor ke pak Wali Kota (Ode M Danial) taman dan alun-alun jangan dibuka. Saya minta Satpol PP menutup alun-alun di Asia Afrika, Cicendo, dan Uber (UJungberung). Mohon maaf. Karena ini mimbulkan potensi kerumunan," tutur Sekda Kota Bandung.