Lagi, Warga Tasikmalaya Positif Covid-19 Meninggal saat Isolasi Mandiri
Namun sebelum pihak petugas puskesmas datang menjemput, korban meninggal dunia. Jenazah almarhum Kobar kemudian dilakukan pemulasaraan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya dengan menggunakan apd lengkap. Karena warga sekitar menerima, jenazah almarhum dimakamkan dengan prokes ketat.
Lurah Leuwiliang Rahmat Koswara mengatakan, almarum Kobar satu keluarga dengan Miming dan Jamilah. Mereka tinggal satu rumah. Anak dan istrinya sudah dirawat di RSUD dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya karena positif Covid-19.
"Almarhum (Kobar) merupakan pasien tanpa gejala dan menjalani isolasi mandiri di rumah. Dia diduga tertular setelah mengalami kontak erat dengan keluarganya. Setelah mengalami gejala sesak napas, kemudian keluarga menghubungi puskesmas. Sebelum dijemput oleh petugas puskesmas, almarhum meninggal dunia," kata Lurah Leuwiliang.
Rahmat Koswara menyatakan, karena warga sekitar menerima dan permakaman dilakukan secara protokol kesehatan, akhirnya korban dimakamkan di sini di kampung halamnnya.
"Setelah dilakukan pemulasaan sesuai protokol kesehatan, jenazah langsung dinaikkan ke mobil jenazah. Jenazah sempat disolatkan oleh warga sekitar dijalan tak jauh dari rumahnya. Jenazah dimakamkan di pemakaman dekat rumah keluarganya," ujar Rahmat Koswara.