Lantik Bupati-Wabup Cianjur, Ridwan Kamil: Pemimpin Itu Melayani Bukan Dilayani
Selain itu, ada pula dana-dana dari masyarakat untuk kemaslahatan seperti dana zakat, infaq, dan sedekah, termasuk dana corporate social responsibility (CSR) yang dapat dimanfaatkan untuk membangun masyarakat.
"Ada juga dana pinjaman dari bank, khususnya bank bjb (Bank Jabar Banten) yang bisa kita maksimalkan. Kalau Cianjur mau maju, jangan berpikir membangun hanya dengan APBD," ujar Kang Emil.
Kang Emil juga meminta keduanya agar menjadi pemimpin yang profesional. Dia menyebutkan, dunia kini telah berubah seiring kemajuan teknologi. Karenanya, pemimpin pun harus mampu menguasai teknologi, khususnya teknologi digital. "Jangan jadi pemimpin jadul, harus kuasai teknologi digital," tuturnya.
Terakhir, Kang Emil mengingatkan bahwa kepemimpinan sifatnya hanya sementara. Oleh karenanya, dia meminta Herman Suherman-TB Mulyana bekerja maksimal untuk kesejahteraan rakyat Cianjur.
"Ingat kepemimpinan hanya sementara. Hari ini ada pelantikan, suatu hari ada pemberhentian. Kita harus upayakan, kita bisa berhenti dalam kondisi baik, husnul khotimah, dan dikenang sebagai pemimpin Cianjur yang amanah," ucap Kang Emil.
Editor: Agus Warsudi