Olah TKP di Kilang Balongan Tuntas, Puslabfor Polri Analisa Sampel
Kombes Pol Erdi mengemukakan, saat terjadi ledakan dan kebakaran di empat tanki, Pertamina begerak cepat menutup saluran-saluran minyak yang terhubung dengan keempat tanki.
"Saat itu semua saluran ke tangki-tangki lain sudah ditutup. Jadi hanya itu (empat tangki) TKP-nya. Kemudian pendistribusian bahan bakar minyak itu sudah bisa dioperasikan ke tangki lain," ujar Erdi.
Terkait proses olah TKP, Kabid Humas Polda Jabar menuturkan, penyidik masih terus mencari penyebab ledakan dan kebakaran di empat tangki.
"(Olah TKP) masih berlangsung yah, karena kan TKP nya sangat besar dan masalah kebakaran. Jadi membutuhkan waktu lama. Terakhir, 52 saksi diperiksa," tutur Kabid Humas Polda Jabar.
Diberitakan sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menyatakan bahwa Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat yang terbakar pada Senin 29 Maret 2021 lalu, telah kembali beroperasi secara normal. Kilang Pertamina Balongan akan kembali memproduksi bahan bakar minyak (BBM).