Pascavideo Perseteruan Viral, Guru dan Aparat Desa di Sukabumi Berdamai
Camat Cicantayan Sendi Apriadi mengatakan, melalui mediasi, kedua belah pihak sudah saling memaafkan. "Terkait polemik yang sempat muncul, saya pikir itu hal wajar karena publik dan semuanya berhak melontarkan argumen," kata Sendi.
"Tadi ada rekan guru yang terpancing emosinya. Menurut saya itu hal wajar, manusiawi, ya. Akhirnya kami sudah saling memaafkan," kata Kepala SMPN 1 Cicantayan Akmal Badar
Diberitakan sebelumnya, beredar sebuah video seorang kepala desa beserta jajarnya memarahi guru salah satu smp negeri di Kabupaten Sukabumi.
Aparat desa marah karena guru tersebut telah memviralkan di media sosial tentang jalan rusak menahun ditanami pohon pisang yang tak kunjung diperbaiki.
Dalam vidio tersebut, tampak Kepala Desa Cijalingan sedang memaki guru SMP Negeri 1 Cicantayan tersebut. Vidio itu pun mendapat respons beragam dari netizen atau warganet.
Berdasarkan informasi dihimpun, jalan tersebut sebelumnya berstatus jalan kabupaten. Namun pada 2014 lalu dialihkan menjadi jalan desa yang saat ini sudah rusak.
Jalan tersebut ditanami pohon pisang oleh warga sebagai bentuk protes kepada pemerintah terkait jalan rusak yang menahun tak kunjung diperbaiki.
Padahal, selain akses penghubung desa, jalan itu juga kerap digunakan sebagai alternatif saat jalur utama macet. Akibat jalan tersebut rusak, banyak pengendara yang mengalami kecelakaan.
Editor: Agus Warsudi