Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Unggah Foto Jalan Rusak Ditanami Pohon Pisang di Sukabumi, Guru Ini Dimaki Aparat Desa 
Advertisement . Scroll to see content

Pascavideo Perseteruan Viral, Guru dan Aparat Desa di Sukabumi Berdamai

Sabtu, 13 Maret 2021 - 03:36:00 WIB
Pascavideo Perseteruan Viral, Guru dan Aparat Desa di Sukabumi Berdamai
Guru SMP Cicantayan dan Kades Cijalingan berpelukan setelah tercapai kesepakatan damai. (Foto: iNews/Indra Firdaus)
Advertisement . Scroll to see content

Camat Cicantayan Sendi Apriadi mengatakan, melalui mediasi, kedua belah pihak sudah saling memaafkan. "Terkait polemik yang sempat muncul, saya pikir itu hal wajar karena publik dan semuanya berhak melontarkan argumen," kata Sendi.

"Tadi ada rekan guru yang terpancing emosinya. Menurut saya itu hal wajar, manusiawi, ya. Akhirnya kami sudah saling memaafkan," kata Kepala SMPN 1 Cicantayan Akmal Badar

Diberitakan sebelumnya, beredar sebuah video seorang kepala desa beserta jajarnya memarahi guru salah satu smp negeri di Kabupaten Sukabumi.

Aparat desa marah karena guru tersebut telah memviralkan di media sosial tentang jalan rusak menahun ditanami pohon pisang yang tak kunjung diperbaiki. 
 
Dalam vidio tersebut, tampak Kepala Desa Cijalingan sedang memaki guru SMP Negeri 1 Cicantayan tersebut. Vidio itu pun mendapat respons beragam dari netizen atau warganet.

Berdasarkan informasi dihimpun, jalan tersebut sebelumnya berstatus jalan kabupaten. Namun pada 2014 lalu dialihkan menjadi jalan desa yang saat ini sudah rusak.

Jalan tersebut ditanami pohon pisang oleh warga sebagai bentuk protes kepada pemerintah terkait jalan rusak yang menahun tak kunjung diperbaiki. 

Padahal, selain akses penghubung desa, jalan itu juga kerap digunakan sebagai alternatif saat jalur utama macet. Akibat jalan tersebut rusak, banyak pengendara yang mengalami kecelakaan.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut