Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Dalami Dugaan Orang Terdekat sebagai Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Advertisement . Scroll to see content

Pembunuh Wanita Paruh Baya di Sumedang 8 Bulan Lalu Ternyata Keponakan  

Senin, 13 September 2021 - 13:13:00 WIB
Pembunuh Wanita Paruh Baya di Sumedang 8 Bulan Lalu Ternyata Keponakan  
Kasus pembunuhan wanita paruh baya di lingkungan Barak, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, delapan bulan lalu ternyata keponakan korban sendiri. (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

SUMEDANG, iNews.id - Pelaku pembunuhan wanita paruh baya di lingkungan Barak, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang ditangkap polisi. Penangkapan tersebut setelah pelaku yang tidak lain keponakan korban, ditangkap setelah diburu polisi selama berbulan-bulan.

Kasus pembunuhan terhadap Tastriati (55) warga Leumah Bereum, Desa Karangheuleut, Kecamatan Situraja, Sumedang, delapan bulan lalu itu sempat menggegerkan warga setempat. Ketika itu korban tewas dengan luka cukup parah di beberapa bagian tubuhnya. 

Dugaan wanita itu menjadi korban pembunuhan diperkuat dengan hasil autopsi di Rumah Sakit Sartika Asih Kota Bandung. Terdapat luka di beberapa bagian tubuh khususnya kepala. Dengan adanya beberapa luka tersebut menyebabkan korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, mengatakan, pelaku merupakan keponakan korban sendiri. Kasus ini berawal saat berisial AJ (25) hanya ingin meminjam uang sebesar Rp500.000 kepada korban. Namun ada kata yang kurang mengenakan sehingga pelaku melakukan tindakan pemukulan dengan menggunakan kayu alat penumbuk padi.

"Pemukulan dilakukan pada bagian wajah dan kening korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Kapolres, Senin (13/9/2021).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut