Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Guard Rail Tanjakan Cae Tak Kuat Menahan Laju Bus hingga Terjun ke Jurang
Advertisement . Scroll to see content

Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang, Sopir Bus Diduga Tak Paham Tanjakan Cae

Kamis, 11 Maret 2021 - 11:21:00 WIB
Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang, Sopir Bus Diduga Tak Paham Tanjakan Cae
Jajaran Dishub Jabar dan instansi terkait tengah melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan bus maut di Tanjakan Cae, Sumedang. (Foto/Dishub Jabar)
Advertisement . Scroll to see content

Namun, Hery menekankan bahwa hal itu baru sebatas indikasi. Sejumlah indikasi penyebab lainnya kini tengah diselidiki, mulai dari kondisi kendaraan hingga kontur jalan yang memang dikenal rawan kecelakaan itu.

"Jadi, selain faktor pemahaman pengemudi soal rute, kondisi kendaraan hingga kontur jalan pun kita evaluasi. Setelah olah TKP, nanti ada FGD baru disimpulkan dan diumumkan (penyebab kecelakan)," katanya.

Diketahui, kecelakaan maut tersebut melibatkan bus pariwisata Sri Padma Kencana bernomor polisi T 7591 TB. Bus membawa rombongan study tour dan ziarah SMP IT Muawanah, Salak Subang dari Pangandaran dan Tasikmalaya. Bus nahas itu terperosok ke jurang dalam perjalanan pulang menuju Subang.

Salah seorang korban selamat, Hafid Alfariz mengungkapkan detik-detik sebelum bus yang ditumpanginya terperosok ke jurang. Menurut dia, masuk jurang, rem bus mengalami blong. 

Hafid yang mengaku duduk di deretan kursi belakang itu pun mengaku kaget saat mengetahui bahwa rem bus yang ditumpanginya blong. "Saya kaget, remnya blong," kata Hafid saat menjalani tindakan medis di Puskesmas Wado, Rabu (10/3/2031) malam.

Berdasarkan informasi terakhir, jumlah korban dalam kecelakaan tersebut menjadi 27 orang. Jumlah tersebut berdasarkan laporan pagi ini Kantor Basarnas Bandung dari RSUD Sumedang. Sementara petugas di lapangan masih terus melakukan proses pendataan kepada semua korban.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah menyebutkan hingga saat ini jumlah keseluruhan korban sebanyak 66 orang. Dari jumlah itu, 39 orang dinyatakan selamat dengan kondisi luka berat dan ringan. "Data hingga pagi ini, 27 orang meninggal dunia," kata Deden, Kamis (11/3/2021).

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut