Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pascaditahan KPK, Rumah Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim di Indramayu Sepi
Advertisement . Scroll to see content

Penyidik KPK Geledah Ruang Kerja Abdul Rozaq Muslim di DPRD Jabar

Kamis, 03 Desember 2020 - 16:00:00 WIB
Penyidik KPK Geledah Ruang Kerja Abdul Rozaq Muslim di DPRD Jabar
Penyidik KPK menuju ruang kerja Abdul Rozaq Muslim di DPRD Jabar. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

KPK langsung menahan Abdul Rozak di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih. Dia akan ditahan selama 20 hari ke depan terhitung sejak 16 November hingga 5 Desember 2020.

Abdul Rozaq Muslim ditetapkan tersangka dugaan penerima suap dari Carsa, seorang pengusaha yang divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Khusus Bandung. Carsa juga terbukti bersalah menyuap Bupati Indramayu Supendi yang juga divonis bersalah. 

Pada persidangan kasus Supendi dan Carsa, Rozaq juga sempat dihadirkan sebagai saksi. Saat itu, dia mengklarifikasi soal penerimaan uang Selain Supendi, Carsa, dan Abdul Rozaq Muslim, KPK juga menetapkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah, Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Wempy Triono terbagai terdakwa dalam kasus ini. Terdapat tujuh proyek dengan nilai sekitar Rp15 miliar. KPK juga mengamankan barang bukti uang ratusan juta rupiah dari para tersangka

Dalam persidangan Rabu (5/2/2020), dari dakwaan senilai Rp8,5 miliar, jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK membuktikan penerimaan uang Rp1,6 miliar. Saat itu, Rozaq mengaku ditemui Carsa pada 2017. Dalam pertemuan terebut, Carsa meminta bantuan anggaran bantuan provinsi (banprov) untuk Pemkab Indramayu. 

"Dia menawarkan kalau proyek sukses dan ada rejeki. Dia mau ngasih 3-5 persen. Saya dalam kapasitas tidak meminta," kata Rozaq di persidangan. 

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut