Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran
Advertisement . Scroll to see content

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:30:00 WIB
Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China
Caption Foto Kusnia, perempuan asal Desa Jambak, Indramayu, akhirnya kembali ke Indonesia setelah diduga menjadi korban TPPO dengan modus pengantin pesanan di China. (Foto: iNews TV/Toiskandar)
Advertisement . Scroll to see content

INDRAMAYU, iNews.id - Seorang gadis asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) akhirnya bisa pulang ke rumah. Korban bernama Kusnia (21) warga Desa Jambak, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, berhasil pulang ke Indonesia setelah lima bulan mengalami penderitaan di China.

Kusnia diduga menjadi korban TPPO dengan modus pengantin pesanan. Sebelum berangkat, korban dijanjikan kehidupan layak, pekerjaan menjanjikan hingga mahar dan uang dalam jumlah besar. Namun kenyataannya jauh berbeda dari apa yang dijanjikan.

Kusnia mengaku awalnya tergiur tawaran bekerja di China setelah mendapat informasi dari seorang teman. Selain dijanjikan pekerjaan dan penghasilan tetap, keluarga korban juga disebut diiming-imingi uang puluhan juta rupiah.

"Diiming-imingi uang Rp50 juta, bulanan lancar, apa aja diturutin, kenyataannya nggak," ujar Kusnia, Sabtu (30/6/2026).

Karena kondisi ekonomi keluarga, korban akhirnya memutuskan menerima tawaran tersebut dan berangkat ke China. Setelah tiba di China, pekerjaan yang dijanjikan ternyata tidak pernah ada.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut