Pilu! Korban Kecelakaan Maut di Indramayu Dimakamkan Bersamaan di 4 TPU
Dari sembilan korban asal Desa Cempeh, tiga di antaranya merupakan balita dan anak-anak. Mereka ikut bersama orang tuanya dalam rombongan warga yang baru selesai mengantar pengantin.
Selain mengurus pemakaman, pemerintah desa terus memantau kondisi enam warga yang masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Plumbon Indramayu.
Para korban mengalami luka setelah mobil pikap yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan dengan dua truk di jalur Pantura Indramayu. Benturan keras membuat sejumlah penumpang terlempar dari kendaraan dan menghantam badan jalan.
Kecelakaan tersebut menewaskan total 12 orang. Sebanyak sembilan korban berasal dari Desa Cempeh, sedangkan tiga korban lainnya berasal dari Desa Kiajaran Kulon.
Sementara itu, Tim Traffic Accident Analysis Ditlantas Polda Jawa Barat dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi akan menggunakan teknologi tiga dimensi dan drone untuk mengetahui penyebab utama kecelakaan.
Petugas juga masih memeriksa pengemudi kendaraan yang terlibat. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan rangkaian kejadian sebelum mobil pikap rombongan pengantar pengantin dihantam dua truk tersebut.
Editor: Donald Karouw