Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, Dirut PJT II Janji Evaluasi Keamanan
Advertisement . Scroll to see content

Polda Jabar Kerahkan Anjing K-9 Lacak Jejak Pembunuh Satpam Waduk Jatiluhur

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:54:00 WIB
Polda Jabar Kerahkan Anjing K-9 Lacak Jejak Pembunuh Satpam Waduk Jatiluhur
Polda Jabar mengerahkan anjing pelacak untuk melacak jejak pembunuh satpam Waduk Jatiluhur, Purwakarta. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

PURWAKARTA, iNews.id – Tim Inafis Polda Jawa Barat bersama Polres Purwakarta menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ulang kasus pembunuhan Sumarna (43), satpamWaduk Jatiluhur yang ditemukan dengan kondisi kedua tangan terborgol, Jumat (31/7/2026).

Penyelidikan mendalam tersebut turut melibatkan unit anjing pelacak (K-9) guna menelusuri jejak pelaku serta menguraikan misteri kematian korban yang ditemukan mengambang di tepi Waduk Jatiluhur.

Pemeriksaan difokuskan mulai dari Pos Satpam Bendungan Tanggul Kayat dan lokasi terakhir korban menjalankan tugas piket hingga ke titik lokasi ditemukannya jasad korban.

Dalam olah TKP ulang tersebut, Tim Inafis menyisir setiap sudut lokasi untuk mengumpulkan petunjuk fisik, termasuk identifikasi sidik jari serta barang bukti yang tertinggal.

Sementara itu, anjing pelacak K-9 diterjunkan untuk menelusuri rute pergerakan yang diduga dilalui pelaku, mulai dari pos jaga korban, menyisir tepi waduk, hingga merambah ke pemukiman warga di sekitar area Bendungan Jatiluhur.

Langkah ini dilakukan untuk memetakan arah pelarian maupun aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian saat insiden berlangsung. 

Kapolres Purwakarta, AKBP Febri Nurzam mengatakan, selain melakukan olah TKP ulang dan mengerahkan unit K-9, penyidik juga melakukan pendekatan persuasif kepada warga setempat untuk menggali keterangan tambahan.

Dari hasil pendalaman tersebut, kepolisian mengaku telah mendapatkan sejumlah informasi penting terkait rentetan aktivitas sebelum, saat, dan setelah peristiwa yang menewaskan korban.

"Kami melakukan olah TKP ulang bersama Tim Inafis Polda Jabar dan menyisir lokasi menggunakan anjing pelacak K-9. Dari hasil pendalaman dan pendekatan kepada warga, kami telah mendapatkan sejumlah informasi baru terkait aktivitas di sekitar lokasi kejadian. Kami berkomitmen maksimal mengusut tuntas kasus ini," kata AKBP Febri Nurzam.

Meskipun tidak menetapkan target waktu tertentu, pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk bekerja secara maraton dan meminta dukungan informasi dari masyarakat agar pelaku pembunuhan dapat segera terungkap.

Hingga kini, pihak keluarga korban beserta warga sekitar masih menantikan kepastian hukum serta berharap pelaku penganiayaan dan pembunuhan tersebut segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut