Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Terborgol, Polisi Tunggu Hasil Autopsi Forensik
Advertisement . Scroll to see content

Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Diborgol, Bupati Perkuat Pengamanan Objek Wisata

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:26:00 WIB
Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Diborgol, Bupati Perkuat Pengamanan Objek Wisata
Bupati Purwakarta akan memperketat pengamanan i objek wisata menyusul insiden tewasnya satpam Waduk Jatiluhur. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

PURWAKARTA, iNews.idBupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein menegaskan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan di kawasan objek vital Waduk Jatiluhur. Hal itu dilakukan mencegah terulangnya insiden tewasnya petugas satuan pengamanan (satpam) objek vital Waduk Jatiluhur. 

Korban sebelumnya ditemukan tewas mengambang dengan kondisi kedua tangan terborgol dan diduga kuat menjadi korban pembunuhan

"Pengamanan di kawasan objek vital harus diperkuat, seperti penambahan personel, pemasangan kamera pengawas atau CCTV, hingga peningkatan penerangan. Jumlah petugas juga harus disesuaikan dengan luas wilayah serta tingkat kerawanannya," ujar Saepul Bahri Binzein, Minggu (26/7/2026). 

Bupati tiba di rumah duka almarhum Sumarna (42) yang berlokasi di Kampung Cikuyak Kidul, Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Dalam takziah tersebut, Bupati menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. 

Bupati Saepul Bahri mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Pemkab Purwakarta menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus kematian tragis ini kepada aparat kepolisian.

Diduga Sempat Tegur Pelaku Vandalisme

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan tewas mengenaskan, korban diduga sempat menegur sekelompok pemuda yang hendak melakukan aksi corat-coret atau vandalisme di kawasan Waduk Jatiluhur. Teguran tersebut diduga memicu emosi para pelaku hingga berujung penganiayaan fatal.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut