Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Buntut Pernyataan Arteria Dahlan, Dedi Mulyadi Wacanakan Kebangkitan Bahasa Sunda
Advertisement . Scroll to see content

Polemik Arteria Dahlan, Budayawan: Masyarakat Sunda Jangan Mau Dipolitisasi

Senin, 24 Januari 2022 - 08:29:00 WIB
Polemik Arteria Dahlan, Budayawan: Masyarakat Sunda Jangan Mau Dipolitisasi
Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Pernyataan Arteria Dahlan, tutur Drajat, adalah ungkapan pribadi dan tidak menggambarkan keseluruhan PDIP. Terlebih, PDIP juga terdiri dari beragam etnis dan banyak orang Sunda di dalamnya.

"Sekali lagi kami tegaskan, sebagai orang Sunda, saya juga merasa tersinggung dengan pernyataan Arteria Dahlan. Tapi, kami tidak terima kasus ini dimanfaatkan untuk agenda politik. Kami yakin PDIP juga memiliki mekanisme sendiri untuk memberikan sanksi kepada Arteria Dahlan," tutur Drajat. 

Sementara itu, Ki Taufik S Arsakusumah dari Padepokan Bambu Banten menyerukan seluruh elemen bangsa bersatu. Dia berharap, kasus Arteria tidak dimanfaatkan oleh kepentingan politik pihak tertentu.

"Baiknya saat ini fokus kepada perbaikan semua pihak sesuai pelaksanaan nilai-nilai Pancasila yang berakar dari budaya bangsa. Terlebih, Arteria sudah meminta maaf dan siap menerima sanksi dari partai," kata Taufik.

Sebelumnya, selain Padepokan Trisakti dan Padepokan Bambu Banten, sejumlah komunitas dan budayawan Sunda turut menandatangani surat pernyataan menolak politisasi kasus Arteria Dahlan, Minggu (23/1/2022) kemarin. 

Mereka di antaranya Bambang Sumantri, Ketua Pamong Budaya Bogor; Gin Gin Akil, Ketua Dewan Pengawas Panggelar Ngertakeun Bumi Lamba; dan Asep Nurdin, Ketua Umum Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Nusantara. 

Diketahui, Arteria Dahlan memicu protes keras masyarakat Sunda akibat pernyataannya yang meminta Jaksa Agung mengganti seorang Kajati hanya gara-gara menggunakan bahasa Sunda dalam rapat.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut