Ratusan Napi Bentrok di Lapas, 116 Orang Tewas, Kepala Korban Terpenggal
Guillermo Lasso menetapkan keadaan darurat yang memberikan kekuasaan kepada pemerintah, termasuk mengerahkan polisi dan tentara, masuk ke dalam penjara untuk melakukan penertiban.
Pembantaian di Lapas Litoral, kata Guillermo Lasso, merupakan peristiwa mengerikan dan menyedihkan. Dia juga belum bisa menjamin pihak berwenang bisa memegang kontrol keamanan di lapas itu.
“Sangat disesalkan, penjara diubah menjadi tempat perselisihan kekuasaan oleh geng-geng kriminal,” kata Guillermo Lasso, dikutip dari Associated Press, Kamis (30/9/2021).
Dari foto-foto yang beredar di media sosial, tampak puluhan mayat tergeletak di Paviliun 9 dan 10 penjara Litoral layaknya medan perang.
Bentrok antargeng pecah menggunakan senjata api, pisau, dan bom. Bahkan seorang komandan polisi di daerah Fausto Buenano mengatakan, ada mayat yang ditemukan di pipa penjara.