Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 24 Oktober 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya
Advertisement . Scroll to see content

Rawat Pasien Terduga Virus Korona, Ini Penampakan Perawat di RS Hasan Sadikin Bandung

Senin, 27 Januari 2020 - 10:01:00 WIB
Rawat Pasien Terduga Virus Korona, Ini Penampakan Perawat di RS Hasan Sadikin Bandung
Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Senin (27/1/2020) (Foto:iNews/Jo Pita)
Advertisement . Scroll to see content
Ruang isolasi khusus di RS Hasan Sadikin Bandung, Senin (27/1/2020) (Foto:iNews/Jo Pita)
Ruang isolasi khusus di RS Hasan Sadikin Bandung, Senin (27/1/2020) (Foto:iNews/Jo Pita)

 

Kaki perawat juga dilengkapi dengan sepatu boots. Usai masuk ke ruang perawatan, perawat membuang jas, masker dan penutup kepala yang sudah digunakan.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti kondisi pasien yang diduga terinfeksi virus korona.

"Untuk informasi yang valid dan lengkap mohon bersabar menunggu, agar tidak berkembang menjadi informasi yang salah (hoax). Terima kasih, tetap jaga kesehatan dengan perilaku hidup bersih dan sehat ya," kata Humas RSHS Bandung Reny Meisuburriyani.

Perawat keluar dari ruang perawatan pasien terjangkit virus korona di RS Hasan Sadikin Bandung, Senin (27/1/2020) (Foto:iNews/Jo Pita)
Perawat keluar dari ruang perawatan pasien terjangkit virus korona di RS Hasan Sadikin Bandung, Senin (27/1/2020) (Foto:iNews/Jo Pita)

 

Rencanannya hari ini RSHS akan segera menjelaskan kondisi pasien tersebut. Seperti diketahui, jumlah korban meninggal dan terjangkit virus korona di China hingga saat ini mencapai 80 orang dan lebih dari 1.287 lainnya terjangkit.

Komisi Kesehatan Provinsi Hubei menyatakan jumlah korban meninggal naik 15 orang dari Jumat. Semua korban meninggal terbaru berasal dari Wuhan.

Wuhan dan 13 kota lainnya di Provinsi Hubei dalam status karantina, berdampak pada sekitar 41 juta warga. Mereka tak boleh keluar dari kota, demikian pula orang dari luar tak diperbolehkan masuk kecuali untuk alasan sangat penting.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut