Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waduh! 17 Warga Jabar Terpapar Subvarian Baru Omicron, Terbanyak di Cimahi
Advertisement . Scroll to see content

Ridwan Kamil Prediksi Puncak Kasus Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 pada Juli 2022

Rabu, 22 Juni 2022 - 17:16:00 WIB
Ridwan Kamil Prediksi Puncak Kasus Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 pada Juli 2022
Peningkatan kasus Covid-19 yang dipicu kemunculan subvarian omicron BA.4 dan BA.5 di Jabar diprediksi terjadi Juli 2022. (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

Tidak hanya itu, angka fatalitas di Jabar juga terbilang rendah dibanding Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Padahal, populasi Jabar hampir 50 juta jiwa atau terbesar se-Indonesia.

"Jadi orang Jabar kalau diperbandingkan fatalitasnya komorbidnya lebih sedikit, lebih sehat. Jumlah kasus konfirmasi banyak, kedua setelah Jakarta, yang meninggal hanya setengah Jatim dan Jateng," katanya. 

Per hari ini, tambah Kang Emil, seluruh kabupaten dan kota di Jabar masih berstatus PPKM level 1. Aturan pengetatan aktivitas pun disesuaikan dengan status PPKM yang berbasis data. Status PPKM akan meningkat ke level 2 bila terjadi peningkatan kasus signifikan, khususnya di Bodebek dan Bandung Raya. 

"Kalau level 1, maka berlaku semua pelongaran level 1. Kecuali nanti di daerah Bodebek naik ke level 2, level 3,maka pengetatan terjadi sesuai levelnya. Kuncinya adalah masyarakat harus sadar diri kalau ada potensi  terlalu berdesak-desakan maskernya dipakai, jadi lebih kepada melatih mereka supaya lebih sensitif saja," ucapnya.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut