Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demo Tuntut Pemekaran Luwu Raya Ricuh, 7 Satpol PP Sulsel Luka Terkena Lemparan Batu
Advertisement . Scroll to see content

Sikapi Wacana Pembentukan Provinsi Bogor Raya, Ridwan Kamil: Enggak Relevan

Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:50:00 WIB
Sikapi Wacana Pembentukan Provinsi Bogor Raya, Ridwan Kamil: Enggak Relevan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Dok iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil menilai wacana pemekaran provinsi seperti usulan pembentukan Provinsi Bogor Raya tidak relevan dilakukan. Pria yang akrab disapa Emil ini lebih setuju jika di Provinsi Jabar dilakukan pemekaran desa atau wilayah tingkat dua kabupaten/kota.

“Jadi, berbagai bantuan keuangan dari pemerintah pusat itu turunnya ke daerah tingkat dua, bukan ke provinsi. Makanya enggak relevan kalau pemekaran provinsi mah dan kalau menurut saya yang berpengaruh itu adalah pemekaran tingkat dua (kabupaten/kota) atau desa,” kata Emil usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (22/8/2019).

Menurut Emil, jika dilakukan pemekaran wilayah tingkat dua sebanyak 10 daerah, maka jumlah anggaran dari pemerintah pusat ke Provinsi Jabar akan bertambah.

“Kalau nambah 10 daerah saja itu maka bantuan keuangan triliunan rupiah akan masuk dari pusat karena berbanding lurusnya dengan jumlah daerahnya,” kata Emil.

Emil mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan kajian pemekaran desa di Jabar. “Sampai saat ini masih dikaji. Orang bicara pemekaran lihat urgensinya, yaitu datang dari pelayanan publik yang terlalu lama di perjalanan dan terlalu jauh. Oleh karena itu, saya cenderung pemekaran desa dan pemekaran tingkat dua,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut