Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ricuh! Massa Demo Bawa Babi ke Polresta Sorong Berujung Nyaris Bentrok dengan Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Demo Tuntut Pemekaran Luwu Raya Ricuh, 7 Satpol PP Sulsel Luka Terkena Lemparan Batu

Senin, 12 Januari 2026 - 22:21:00 WIB
Demo Tuntut Pemekaran Luwu Raya Ricuh, 7 Satpol PP Sulsel Luka Terkena Lemparan Batu
Kericuhan terjadi dalam demonstrasi menuntut pemekaran Provinsi Luwu Raya di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (12/1/2026) sore. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

LUWU, iNews.id - Kericuhan terjadi dalam demonstrasi menuntut pemekaran Provinsi Luwu Raya di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (12/1/2026) sore. Bentrokan antara massa dan aparat pengamanan menyebabkan tujuh anggota Satpol PP Sulsel terluka akibat lemparan batu.  

Puluhan massa yang menamakan diri Wija To Luwu mulai berunjuk rasa sekitar pukul 15.46 Wita. Mereka memblokade jalan menggunakan mobil kontainer sambil menyuarakan tuntutan agar Luwu Raya segera dimekarkan menjadi provinsi baru.  

Awalnya aksi berlangsung tertib, namun situasi memanas ketika jalan di depan kantor gubernur ditutup sehingga arus lalu lintas lumpuh. Aparat Satpol PP yang menegur massa agar membuka akses jalan justru memicu ketegangan.  

Tak lama kemudian, demonstran merusak pagar pintu masuk kantor gubernur dan melempari petugas dengan batu. Lemparan juga mengenai mesin ATM Bank Sulselbar di sekitar lokasi hingga rusak.  

Akibat insiden tersebut, tujuh anggota Satpol PP terluka. Mereka, yaitu Zulkarnaen (luka di pipi kanan), Muhammad Yusuf (robek di kepala), Jamaluddin (perdarahan di pelipis), Andi (perdarahan di kepala), Wawan (luka di belakang telinga), Alif (luka di betis), serta Mirdan Tahir (perdarahan di hidung).  

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut