Soal Kejadian George Floyd, Ridwan Kamil: Tidak Boleh Ada Rasisme Dalam Batin Kita
Kang Emil juga mengaku sempat berfikir era modern maka dunia akan aman dan damai. Namun ternyata sebaliknya.
Di era modern ini, menurut dia menyaksikan, dunia terjadi ISIS, wabah Covid-19, hingga kebencian rasisme. Warna kulit juga merupakan takdir dari Tuhan.
"Warna kulit kita adalah takdir dari Yang Maha Pencipta. Etnisitas berbeda juga adalah takdir setiap kita. perbedaan kemanusiaan itu adalah rahmat Tuhan yang bisa menjadi kekuatan luar biasa," katanya.
Dia berharap Indonesia bisa menghargai dan berdamai selalu dengan perbedaan, seperti tertuang sila ke-2 Pancasila.
"Semoga kita yang hidup di Indonesia bisa menghargai dan berdamai selalu dengan perbedaan kemanusiaan, sesuai sila ke-2 Pancasila : Kemanusiaan yang adil dan beradab," ujarnya.
Seperti diketahui, Floyd tewas setelah seorang polisi (yang kemudian diketahui sebagai Derek Chauvin) menindih lehernya dengan lutut selama sekitar 9 menit. Kematian pria malang itu direkam dalam sebuah video.
Aksi protes mengecam tindakan rasial terus berkobar di berbagai kota di Amerika Serikat pascakematian Floyd. Bahkan, demonstrasi yang menjamur itu juga memakan korban jiwa.
Editor: Faieq Hidayat