Tekan Angka Stunting, Pemkot Bandung Raih 2 Penghargaan dari Pemprov Jabar
Umi menuturkan, program Tanginas juga menggandeng pihak swasta untuk memberikan dukungan anggaran guna mengakselerasi penanganan dan penanggulangan stunting. Sebab, dari tiga faktor yang berkenaan dengan stunting, yakni edukasi, ekonomi dan sanitasi ini masih memiliki sejumlah tantangan.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Sony Adam menuturkan indikator penilaian untuk Penerapan Aksi Konvergensi Pencegahan Stunting berdasarkan uraian data serta dokumen bukti pendukung yang diunggah secara online.
“Aksi pertama yaitu analisa situasi. Kedua adalah rencana kegiatan. Kemudian aksi ketiga itu rembuk stunting dan yang terakhir mengenai dukungan regulasi atau peraturan kepala daerah,” kata Sony.
Sony mengemukakan, Dinkes Kota Bandung telah berupaya mencegah stunting secara spesifik pada sasaran 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Yakni menyasar ibu hamil, bayi dan anak usia kurang 2 tahun.
“Secara sensitif kita mengupayakan akses sanitasi dasar melalui STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat), penyediaan akses layanan kesehatan dan KB, edukasi terkait Gizi, Kespro dan PHBS serta menyediakan jaminan kesehatan melalui UHC bagi seluruh masyarakat Kota Bandung,” ujar dia.
Editor: Agus Warsudi