Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Setya Novanto dan Nurhadi Ribut di Lapas Sukamiskin Bandung? Ini Penjelasan Kalapas 
Advertisement . Scroll to see content

Ternyata gegara Kulonuwun Setya Novanto Berselisih di Lapas Sukamiskin

Rabu, 02 Maret 2022 - 19:41:00 WIB
Ternyata gegara Kulonuwun Setya Novanto Berselisih di Lapas Sukamiskin
Lapas Sukamiskin di Jalan AH Nasution, Kota Bandung. (Foto: Agung Bakti Sarasa) 
Advertisement . Scroll to see content

"Pak Nurhadi ini berbeda dengan yang lain. Sehingga ada yang menggesek-gesekkan atau ngomporin, 'orang baru tidak hormat, tidak sopan' kan gitu. 'Sama ketua masa begitu-begitu saja'," beber Elly menceritakan peristiwa perselisihan antara Nurhadi dan Setnov.

Biasanya, kata Elly, penghuni baru di Lapas Sukamiskin memang kerap cium tangan ke Setnov. Hal itu dianggap lumrah. Budaya itu tercipta dari para narapidana yang ada di Lapas Sukamiskin. Elly mafhum akan budaya itu selama tidak terjadi perselisihan.

"Kalau orang lain, mungkin tingkatannya, umpama backgroundnya itu dibandingkan SN lebih tinggi, kan lebih tinggi Ketua DPR. Jadi cium tangan lah gitu Kulonuwunnya. Itu mah biasa-biasa saja," ujarnya.

Karena tidak mau 'kulonuwun', Nurhadi kemudian mundur dari kelompok Setnov. Dia memisahkan diri untuk tidak bergabung atau berkumpul sama Setnov. Tak lama kemudian, mantan Sekretaris Pribadi (Sespri) Edhy Prabowo, Amiril Mukminin, memutuskan ikut bersama Nurhadi.

"Karena dulu Amiril pernah satu kamar dengan Pak Nurhadi, waktu masih di Rutan KPK C1. Satu kamar berdua mereka. Kan ada kedekatan psikologis, Pak Nurhadi tarik mundur, Amiril ikut mundur," tuturnya.

Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo tidak terima dengan keputusan Amiril. Alhasil, Amiril dipukul oleh Irvanto yang merupakan bagian dari Setnov. Atas kejadian itu, Lapas Sukamiskin menghukum Irvanto. Irvanto ditempatkan di sel isolasi.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut