Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fatwa MUI : Vaksin Sinovac Halal, Penggunaan Tunggu Izin BPOM
Advertisement . Scroll to see content

Testimoni Ridwan Kamil Usai Divaksin Sinovac: Badan Tidak Berubah Jadi Warna Hijau

Senin, 11 Januari 2021 - 14:15:00 WIB
Testimoni Ridwan Kamil Usai Divaksin Sinovac: Badan Tidak Berubah Jadi Warna Hijau
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menunjukkan tangannya seusai disuntik tim uji klinis vaksin Sinovac. (Foto: Dokumentasi/Agung Bakti Sarasa)
Advertisement . Scroll to see content

"Saya mewakili mungkin yah, bertestimoni, kami ini sudah dua kali disuntik dan bulan depan akan dilaporkan Bio Farma ke BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) hasilnya. Bocorannya sementara hasilnya baik, kira-kira begitu. Tapi, definisi klinisnya bukan kewenangan saya," tutur Kang Emil.

"Kalau ditanya sebagai pribadi lah ya, saya lelaki di usia 49, hanya linu pegel selama 1 jam ya (setelah divaksin). Jadi itu saya jujur apa adanya karena jarumnya tidak kecil. Kalau jarum untuk pengambilan darah agak kecil, kalau vaksin agak besar sedikit," ungkapnya.

Selain linu dan pegal, efek ringan lain yang dirasakannya, yakni kerap mengantuk menjelang magrib selama tiga hari setelah divaksin.

"Biasanya tidak pernah, jadi hanya itu saja," imbuhnya.

Kang Emil meyakinkan, hingga saat ini, dirinya masih merasa sehat dan bugar di tengah mobilitasnya yang tinggi. Buktinya, kata Kang Emil, dirinya tak pernah absen dalam setiap agenda rapat-rapat pemerintahan, termasuk penanganan Covid-19 di Jabar.

Meski begitu, Kang Emil mengakui, agar kesehatannya terjaga dan terhindar dari Covid-19, dirinya selalu rutin berolahraga, mengonsumsi suplemen dan vitamin. Hal itu dilakukan sekadar untuk mengatakan kondisi tubuh dan kesehatannya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut