Tolak Perpu Cipta Kerja, Mahasiswa-Buruh Ricuh dengan Polisi di DPRD Kota Tasikmalaya
Seusai melakukan orasi secara bergantian, sambil membawa poster dan spanduk, massa aksi kemudian mencoba merangsek masuk ke gedung DPRD Kota Tasikmalaya. Namun diadang polisi.
Setelah aksi saling dorong dan kericuhan terjadi, akhirnya masa bisa masuk ke gedung DPRD. Perwakilan massa masuk ke ruang rapat paripurna untuk berdialog dengan anggota DRPD Kota Taiskmalaya dari beberapa fraksi.
Koordinator aksi Muhammad Rafi Paza mengatakan, aksi yang dilakukan bersama masyarakat dan buruh ini sebagai bentuk penolakan terhadap pengesahan Perpu Cipta Kerja yang merugikan rakyat.
"Perpu Cipta Kerja dalam pembuatannya mengandung banyak permasalahan. Salah satunya tidak melibatkan partisipasi publik. Isinya juga jauh berbeda dari sebelumnya. Merugikan pekerja dan masyarakat," kata Muhammad Rafi Paza.
Setelah melakukan dialog dengan perwakilan anggota DPRD Kota Tasilmalaya, masa aksi akhirnya membubarkan diri. DPRD Kota Tasikmalaya berjanji meneruskan aspirasi mahasiswa dan buruh ke DPR dan pemerintah pusat.