Upacara ala Penggali Kubur di Bandung, Kibarkan Bendera Setengah Tiang di Depan Keranda
"Mohon maaf benderanya setengah tiang. Ini bentuk keprihatinan kami atas kondisi pandemi yang belum berakhir," kata salah seorang perwakilan pemilik jenazah Fajar, sembari menyebutkan bila saat ini jenazah Covid masih terus berdatangan.
Upaya bendera setengah tiang, kata dia, juga bentuk keprihatinan atas kondisi saat ini. Di mana mereka masih berjibaku dengan kesejahteraan yang minim. Sementara mereka memakamkam banyak jenazah tiap harinya.
"Kami sebagai garda terdepan sering dipandang sebelah mata. Belum lagi honor kami sering terlambat. Juga fasilitas yang seharusnya kami gunakan di saat pemakaman pun sering tidak tidak ada," ujar dia.
Dia berharap, peringatan kemerdekaan ini menjadi momentum kebangkitan Indonesia dan kemerdekaan mereka akan kesejahteraan.
"Mohon sampaikan kepada para pemimpin kami suara kemerdekaan kami di tengah makam Covid-19 Cikadut bandung," ucap dia.
Editor: Asep Supiandi