Viral! IRT Mengamuk di Kantor Advokat Karawang, Protes Data Pribadi Diduga Dipakai Tanpa Izin
Kasus tersebut kemudian menjadi perhatian setelah videonya beredar luas di media sosial. Selain mempersoalkan dugaan penggunaan data pribadi tanpa izin, Ita juga mengaku kecewa terhadap penanganan laporan yang telah disampaikannya ke Polres Karawang.
Dia mengaku telah melaporkan dugaan penelantaran anak oleh ayah kandung serta dugaan penipuan atau penyalahgunaan data oleh oknum advokat ke Polres Karawang sejak tujuh bulan lalu.
"Saya tidak kenal tapi mengaku pengacara saya. Makanya saya mengotot ke Pengadilan Agama mau lihat tanda tangannya seperti apa, lihat KTP dan fotonya muka saya enggak. Akhirnya saya emosi, dari pengadilan langsung saya samperin kantor (advokat) karena saya tahunya mereka di sana," kata Ita.
Namun, dia mengaku belum mendapatkan kejelasan mengenai perkembangan laporan tersebut. Dia berharap proses penanganan perkara dapat memberikan kepastian hukum atas persoalan yang dihadapinya.
Dia yang merupakan ibu dari dua anak mengaku telah berulang kali berupaya mendapatkan perlindungan dan bantuan. Dia juga mengaku telah meminta perhatian Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi agar persoalan hukum dan keluarganya mendapat perhatian.