Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria yang Viral Ngaku Tentara saat Ditegur Naik Motor di Trotoar Depok Minta Maaf
Advertisement . Scroll to see content

Viral Pejalan Kaki Nyaris Tertabrak Motor gegara Trotoar di Bandung Dikuasai PKL

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 06:30:00 WIB
Viral Pejalan Kaki Nyaris Tertabrak Motor gegara Trotoar di Bandung Dikuasai PKL
Wali Kota Bandung M Farhan menanggapi menjamurnya PKL yang menguasai trotoar hingga meresahkan pejalan kaki. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id – Video seorang pejalan kaki di Kota Bandung nyaris tertabrak kendaraan yang melintas lantaran trotoar dikuasai pedagang kaki lima (PKL) viral di media sosial

Aksi penyerobotan hak pejalan kaki oleh oknum PKL di Jalan Ahmad Yani ini memicu kekecewaan dan kecaman netizen. Ruang yang seharusnya menjadi area aman bagi pejalan kaki kini beralih fungsi menjadi area berjualan yang semrawut.

Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan jiwa. Para pengguna jalan, termasuk anak-anak dan lansia, terpaksa harus berbagi jalur langsung dengan kendaraan bermotor berkecepatan tinggi. 

"Situasi ini sangat memprihatinkan dan membahayakan. Pejalan kaki dipaksa turun ke badan jalan karena trotoar tertutup total oleh lapak pedagang," tulis pengunggah video dalam narasi yang beredar di media sosial. 

Menanggapi gejolak di masyarakat dan video yang viral tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku sudah mengetahui permasalahan menjamurnya PKL di kawasan Jalan Ahmad Yani sejak lama. 

Farhan menjelaskan, pemkot sebenarnya telah menginstruksikan jajaran wilayah untuk segera menata para pedagang. Namun, ia menyayangkan hingga saat ini belum ada perubahan signifikan di lapangan.

"Penataan PKL di kawasan tersebut sudah diinstruksikan, tetapi respon di lapangan masih lambat. Kami akan lakukan evaluasi total," ujar Farhan, Jumat (7/8/2026).

Lantaran tak kunjung selesai, Farhan menegaskan akan memberikan teguran keras kepada jajaran kewilayahan setempat, khususnya Camat Kebon Pisang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut