Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga
Advertisement . Scroll to see content

Viral Surat Suara Diangkut Truk Bak Terbuka, KPU Bekasi Akui Lalai

Kamis, 21 Maret 2019 - 17:39:00 WIB
Viral Surat Suara Diangkut Truk Bak Terbuka, KPU Bekasi Akui Lalai
Truk bak terbuka mengangkut puluhan ribu surat suara Pemilu 2019 tanpa pengawalan di Jalan Raya Bekasi, Jawa Barat. (Foto: iNews.id/Rahmat Hidayat)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id – Pengiriman logistik surat suara Pemilu 2019 yang diangkut truk bak terbuka di Kota bekasi, Jawa Barat viral di media sosial.

Dalam video amatir yang direkam warga, puluhan ribu surat suara yang telah selesai dilipat kemudian diangkut truk bak terbuka tanpa penutup sama sekali. Surat suara itu jelas terlihat karena hanya dibungkus kantong plastik transparan. Pengiriman logistik pemilu itu juga tanpa pengawalan polisi.

Truk berwarna merah itu diketahui mengangkut surat suara untuk DPRD Provinsi Jawa Barat dari lokasi pelipatan di GOR Kota Bekasi menuju ke gudang logistik KPU di wilayah Arenjaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi sejauh sekitar 10 km. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (19/3/2019).

Ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni mengakui kebenaran adanya truk terbuka yang membawa logistik surat suara. Dia mengaku ada kelalaian petugas dalam pengiriman logistik surat suara tersebut.

“Memang benar kemarin kami mengirim surat suara dengan truk bak terbuka. Kami mengejar target waktu lantaran surat suara yang sudah dilipat harus segera dipindahkan ke gudang utama KPU Kota Bekasi,” katanya, Kamis (21/3/2019).

Dia mengaku mengambil inisiatif cepat dengan mengirim surat suara yang sudah dilipat ke gudang KPU karena harus mengosongkan sekian ruang. “Kami memang harus mengosongkan beberapa ruang di GOR karena pada waktu yang sama akan ada kiriman surat suara DPD,” ucapnya.

Menurut Nurul, biasanya KPU selalu mengirim surat suara yang sudah terlipat dengan mobil boks yang jumlahnya dua unit. “Cuma sayangnya, yang seharusnya dilakukan dengan lebih berhati-hati salah satunya dengan terpal dan ketinggiannya tidak boleh melebihi badan truk,” katanya.

Nurul mengatakan, secara aturan, distribusi logistik surat suara tidak secara detail diatur dengan mobil boks. Namun, persepsi di masyarakat pengiriman surat suara harus dengan mobil boks dan pengawalan polisi.

“Kami tidak menyalahkan persepsi masyarakat. Peristiwa kemaren itu jadi perhatian kami dan itu kejadian satu-satunya. Saya sebagai pimpinan KPU tentu bertanggung jawab dan berjanji tidak akan terulang lagi karena bisa menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” tandasnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut