Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polemik Proyek Dinas Dikuasai Pokir Dewan, Ini Jawaban DPRD KBB
Advertisement . Scroll to see content

Waduh, Beras Bulog yang Dijual saat OPM Ramadhan KBB Bau dan Tak Layak Konsumsi

Sabtu, 08 April 2023 - 19:44:00 WIB
Waduh, Beras Bulog yang Dijual saat OPM Ramadhan KBB Bau dan Tak Layak Konsumsi
Warga menunjukkan beras Bulog yang dibeli saat OPM Ramadhan KBB rusak, berwarna kuning dan menggumpal. (FOTO: ADI HARYANTO)
Advertisement . Scroll to see content

Temuan beras rusak itu sangat disayangkan karena mencoreng program OPM Ramadan yang digelar Pemda KBB. Program ini total digelar di sembilan kecamatan dengan menjual paket sembako berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kg dengan harga Rp71.500 karena ada subsidi Rp44.000 dari pemerintah.

Terkait temuan kasus tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) KBB Ricky Riyadi mengatakqn, benar ada temuan beras rusak dijual di OPM Ramadhan yang digelar di Kecamatan Cisarua. Berdasarkan inventarisasi di lapangan sejauh ini total ada empat paket beras yang dilaporkan rusak. 

"Betul ada laporan itu, totalnya ada empat paket karung beras yang terdata. Kita tidak tahu kenapa itu terjadi, karena beras itu kita beli dari Bulog yang dikirim H-1 sebelum OPM Ramadan digelar," ujar dia. 

Atas kejadian ini, perangkat desa sudah berkoordinasi dengan Perum Bulog agar lebih teliti lagi dalam menyalurkan beras sebelum dijual ke masyarakat. 

Sebab, Disperindag KBB total membeli 28.000 paket sembako dari Bulog untuk mendukung OPM Ramadhan di KBB, termasuk yang dijual di Kecamatan Cisarua sebanyak 3.176 paket.

"Mohon maaf ke warga Desa Kertawangi atas kejadian ini, Indag dan Bulog pastikan bertanggung jawab dan akan mengganti paket beras yang rusak. Harapannya di OPM Ramadan yang tinggal ditiga kecamatan lagi, Cipatat, Ngamprah, dan Cililin, tidak terjadi hal serupa," kata Kadisperindag Ricky Riadi.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut