Wah! di Rancamanyar Bandung Bisa Belanja Sepuasnya Bayar Seikhlasnya
Menurut Bagja, pihaknya membagi pakaian yang dijual dalam tiga kelas. Pertama kelas A yaitu pakaian dalam kondisi masih bagus, kedua kelas B yakni pakaian lumayan bagus, dan terakhir dari kelas C yakni pakaian obral.
"Ketika ada masyarakat yang memang telah membeli pakaian A misalnya Rp25.000 nanti dapat mengambil sepuasnya pakaian obral yang tersedia," ucap Ketua RMF salah satu komunitas asal Kabupaten Bandung ini.
Saat ditanya kenapa mencetuskan konsep tersebut, Bagja yang telah lebih dari 4 tahun berkegiatan sosial menyebut pihaknya ingin mengedukasi masyarakat bila berdonasi itu dapat dilakukan dengan berbagai langkah.
"Kami menyiapkan wadah bagi masyarakat yang bingung baju (bekas) mau dikemanain? Nah sekarang yang mendonasikan pakaian dapat pahala karena donasinya kami jual, yang beli pun jadi ikut berdonasi," katanya.
"Karena donatur itu ada keterbatasan memberi bantuan berupa uang, jadi kami inisiatif bagi yang bersedekah dengan baju bekas layak pakai kami bantu jualkan demi bantu lansia dan orang sakit," lanjut Bagja.
RMF, lanjut Bagja, juga bersinergi dengan RT dan RW setempat dalam kegiatan sosial berupa penjualan pakaian ini termasuk dalam penyaluran donasi untuk lansia dan warga sakit yang sangat butuh bantuan.
"Sejauh ini sudah belasan warga terbantu dengan konsep donasi belanja sepuasnya bayar seikhlasnya ini. Agar tepat sasaran, sebelum penyaluran bantuan kami juga melakukan survei dan assesment," katanya.
Editor: Asep Supiandi