Warga Bandung Barat Sukses Sulap Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai Tinggi
Terutama di saat musim penghujan, banyak ecengnya yang tidak kering. Itu dikarenakan selama ini proses penjemuran masih dilakukan secara manual dengan memanfaatkan panas matahari. Selain itu stok eceng gondok juga kadang kurang karena harus dikirim dari luar daerah.
"Kalau ngandelin stok eceng gondok di Waduk Cirata gak cukup. Kami juga sering datangkan dari Demak, Tangerang, dan Yogyakarta," ujar Dudu Abdullah.
Menyiasati kendala tersebut, Dudu berencana pada awal 2022, membuat tempat penjemuran terapung dan menyediakan satu alat angkut perahu untuk kegiatan petani yang ngambil eceng gondok di danau.
"Kebutuhan eceng gondok kami dalam satu bulan sebanyak 1,5 ton, yang setengah ton bisa ditutup dari Cirata tapi yang satu ton lagi kami masih kekurangan," tuturnya.
Editor: Agus Warsudi