Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Rob Rendam Kawasan Pemakaman di Indramayu
Advertisement . Scroll to see content

Warga Juntinyuat Indramayu Geger Temukan Mayat Pria Membusuk di Sawah

Jumat, 11 November 2022 - 07:55:00 WIB
Warga Juntinyuat Indramayu Geger Temukan Mayat Pria Membusuk di Sawah
Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat pria telah membusuk di tengah sawah. (FOTO: ANDRIAN SUPENDI)
Advertisement . Scroll to see content

Mayat tersebut diketahui bernama Rosikin (60), warga Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

"Kondisi jasad yang hampir membusuk itu diperkiraan sudah empat hari meninggal di areal persawahan dan sudah mengeluarkan bau tak sedap. Dari TKP, kami menemukan sepeda motor milik korban, karung berisi padi dan sabit miliknya," kata Kapolsek Juntinyuat.

Iptu Dedi Wahyudi menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Juntinyuat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Dugaan sementara, korban meninggal akibat penyakit yang diderita. "Menurut keluarga korban, Rosikin ini memiliki riwayat penyakit lambung atau maag," ujar Iptu Dedi Wahyudi.

Selama ini, tutur Kapolsek Juntinyuat, Rosikin tinggal sendiri sejak istrinya meninggal. Keadaan kejiwaan pria yang keseharian mengais rezeki dengan mencari sisa-sisa padi bekas panen dan keong mas itu, sedikit terganggu. Sedangkan anak-anak Rosikin berada di luar daerah untuk bekerja.

Iptu Dedi Wahyudi menyatakan, keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah serta meminta kepada pihak Kepolisian agar tidak dilaksanakan otopsi terhadap jenazah Rosikin.

"Jasad korban sudah dibawa pulang untuk dimakamkan oleh pihak keluarga tanpa dilakukan autopsi karena pihak keluarga sudah mengikhlaskannya," tutur Kapolsek Juntinyuat.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut