Yuk! Mengenal Asal usul Cianjur, Ada Hikmah yang Mendalam
Tak lama kemudian, seorang nenek tua datang ke kediaman Pak Kikir ketika pelaksanaan tradisi Kenduri tersebut berharap untuk mendapatkan sedikit makanan untuk bertahan hidup. Lagi-lagi, Pak Kikir menolaknya dan memaki sang nenek tua.
Anak Pak Kikir menyaksikan peristiwa tersebut secara diam-diam, dan kemudian menghampiri nenek tua untuk memberikannya makanan.
Sontak, nenek tua tersebut berterima kasih kepada sang anak dan mendoakannya serta memberikan pesan untuk bersiap agar segera pergi dari desa pada malam hari ketika hujan mulai turun.
Selain itu, nenek tua itu pun meminta untuk mengajak seluruh warga desa dan diinstruksikan tidak memberi tahu siapa pun sebelum malam tiba.
Ketika malam tiba, seluruh warga desa mendengar seruan anak dari Pak Kikir untuk meninggalkan desa. Namun, Pak Kikir yang tidak rela meninggalkan harta melimpahnya di desa, tetap bersikeras untuk diam di rumahnya. Hujan pun makin lebat dan membanjiri seluruh permukaan desa.