Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Antraks Merebak, Penjualan Daging Sapi di Bantul Menurun
Advertisement . Scroll to see content

10 Ekor Sapi di Gunungkidul Mati Mendadak dalam 2 Hari

Kamis, 23 Januari 2020 - 11:15:00 WIB
10 Ekor Sapi di Gunungkidul Mati Mendadak dalam 2 Hari
Petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunung Kidul, DIY, mengubur bangkai sapi antisipasi kasus antraks. (Foto: Antara/Sutarmi)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Warga Gunungkidul masih dihantui penyebaran virus antraks. Mereka semakin panik karena dua hari ini dilaporkan 10 ekor sapi mati mendadak.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Retno Widyastuti menjelaskan, penyebab sapi mati mendadak di Gunungkidul masih menunggu hasil laboratorium. Namun, dia menduga tidak semua sapi yang dilaporkan mati mendadak karena terserang antraks.

BACA JUGA: Pengamat Sebut Kemunculan Keraton Baru karena Kekecewaan Masyarakat

"Ini juga musim sapi sakit jadi kami terus pantau sapi yang dilaporkan mati mendadak tersebut," katanya, Rabu (22/1/2020).

Retno menegaskan tak hanya pemantauan, pengetatan lalu lintas ternak juga terus dilakukan.

"Kita terus antisipasi dengan pemberian formalin untuk desinfektasi," ujarnya.

Dia berharap masyarakat yang hewan ternaknya mati segera melapor untuk dikuburkan. Retno melarang warga menjual daging hewan ternak yang mati.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut