12 Upacara Adat Jawa Tengah, Ada Ruwatan Mengusir Hawa Jahat Buto Ijo
Tradisi Jawa Tengah yang satu ini hingga sekarang masih tetap dilakukan. Tradisi popokan merupakan upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat di Semarang.
Tradisi ini dilakukan dengan cara melempar lumpur pada saat hari Jumat Kliwon pada Agustus. Tradisi popokan mulai dilakukan oleh masyarakat daerah Beringin, tapi sekarang dilakukan oleh banyak masyarakat di daerah Semarang.
Masyarakat setempat melakukan tradisi ini dengan tujuan untuk menghilangkan kejahatan serta tolak bala yang ada di daerah tempat tinggal mereka.
Upacara adat Jawa Tengah yang berikutnya, yaitu Padusan. Padusan merupakan tradisi yang dilakukan ketika bulan Ramadhan tiba. Nama Padusan berasal dari kata Adus yang berarti mandi. Tradisi padusan dilakukan dengan tujuan untuk membersihkan diri baik secara jiwa maupun raga supaya siap dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan yang suci.
Upacara adat ini merupakan salah satu budaya peninggalan dari Walisongo ketika menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Pada saat itu, Walisongo menyatukan budaya Jawa yang memiliki gaya dominan Hindu dengan budaya Islam sehingga terlahirlah upacara padusan.