Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dilanda Kekeringan, Harga Beras di Mahakam Ulu Melambung Rp1 Juta per Karung
Advertisement . Scroll to see content

14 Daerah di Jateng Dilanda Kekeringan, Pemprov Dorong Modifikasi Cuaca

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:43:00 WIB
14 Daerah di Jateng Dilanda Kekeringan, Pemprov Dorong Modifikasi Cuaca
Kekeringan Jateng diperkirakan berlangsung hingga September 2026, Pemprov menyiapkan modifikasi cuaca dan distribusi air bersih. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi kekeringan yang diperkirakan masih berlangsung hingga September 2026. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendorong modifikasi cuaca sebagai salah satu upaya untuk mengurangi dampak kekeringan berkepanjangan.

“Dengan harapan ini bisa mengurangi kekeringan panjang di tahun ini,” kata Taj Yasin usai memberikan mauidhah hasanah pada acara Dzikro Maulidurrosul Muhammad SAW di Ponpes Ar Roudloh Babadan, Limpung, Batang dikutip dari iNews Semarang, Selasa (25/8/2026).

Dorongan tersebut disampaikan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Tengah menetapkan 14 daerah berstatus Awas kekeringan meteorologis untuk periode 21-31 Agustus 2026.

Ke-14 daerah itu meliputi Demak, Kudus, Grobogan, Jepara, Pati, Rembang, Blora, Sragen, Karanganyar, Purworejo, Klaten, Magelang, Cilacap, dan Wonogiri.

BMKG juga memprakirakan seluruh wilayah Jawa Tengah masih berpeluang mengalami curah hujan rendah hingga akhir September. Awal September dipetakan menjadi fase paling kering.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut