2 Kelurahan di Kota Semarang Ini Jadi Pilot Project Penanganan Stunting
"Ini kami dampingi. Kami ada fasilitator daerah, pendampingam tingkat daetah, dan pendamping tingkat kelurahan," kata Bintang.
Bersama dengan BKKBN, kata dia, akan dibentuk pula dapur sehat untuk menangani persoalan pemenuhan gizi anak. Bintang menyampaikan, dapur sehat ini juga menjadi pilot project dalam rangka menggalakkan pengolahan pangan lokal untuk pemenuhan gizi anak sehingga persoalan stunting dapat.
Di samping itu, sekarang ini banyak perempuan yang bekerja di pabrik. Rumah perlindungan pekerja perempuan (RP3) sudah hadir untuk memberi perlindungan terhadap perempuan yang bekerja. "Bagaimana perempuan di pabrik betul-betul pendampingan terhadap anak berjalan baik. Asi eklusif penting," sebkatanya.
Menurutnya, pengasuhan tidak serta merta menjadi tanggungjawab ibu. Konsumsi makanan, asupan gizi, dan support sosial dari keluarga menjadi hal penting. Maka, dia berharap, keluarga menjadi tim work dalam pendidikan anak.
Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Pribadi mengatakan, Kelurahan Tanjungmas menjadi kelurahan padat. Angka kemiskinan cukup dominan mencapai 6.000 jiwa. Jumlah stunting di kelurahan tersebut pun tertinggi yakni sebanyak 79 balita. Sedangkan secara keseluruhan, angka stunting di Kota Semarang masih 2.200 jiwa dari 1,7 juta jiwa.