Aksi Mbak Ida Pamer Celana Dalam di Medsos Jangan Ditiru, Pengamat: Dia Ingin Populer
“Konten yang viral sebenarnya dia (pelaku) men-trigger reaksi orang untuk semakin banyak mendapatkan atensi yang ditandai like dan comment,” ucapnya.
Heni juga mengungkapkan, banyaknya like dan comment akan membuat user (pelaku) semakin percaya diri. Dia akan meyakini konten yang dibuatnya disukai dan diterima oleh warganet. Meski dalam sisi lain, menimbulkan gejolak atau keresahan di tengah masyarakat.
“Semakin banyak like dan comment yang itu sensasional, nah di situ dia merasa pride-nya lebih tinggi atau istilahnya self esteem, harga diri. Karena dia semakin menjadi perhatian bagi audiensnya yang melihat postingannya itu,” ujarnya.
Semakin banyak yang melihat dan viral, pemilik konten itu merasa dirinya diterima netizen. Ada masa dimana warganet semakin menelurusi pemilik konten tersebut.
“Jadi dia merasa semakin diterima secara sosial karena kan ada banyak like dan komentar. Nah itu didapatkan di media sosial, karena orang itu melihat berdasarkan konten yang diunggah, orang (warganet) tidak menelusuri lebih lanjut,” katanya.
Editor: Nani Suherni