Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor Unsoed, Gantikan Akhmad Sodiq Tersangka KPK
PURWOKERTO, iNews.id - Prof Ali Rokhman ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Jenderal Soedirman. Dia mengisi posisi Akhmad Sodiq yang telah ditetapkan sebagai tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ali Rokhman menyatakan siap menjalankan amanah memimpin Unsoed selama masa transisi. Dia memastikan pelayanan akademik hingga kegiatan perkuliahan tetap berjalan di tengah persoalan hukum yang sedang dihadapi kampus.
Menurutnya, langkah pertama yang menjadi fokusnya adalah menjaga seluruh aktivitas pelayanan di lingkungan Unsoed agar tidak terganggu. Pelayanan tersebut mencakup mahasiswa, alumni, dosen hingga mitra kerja sama kampus.
"Ini suatu amanah yang luar biasa di tengah kondisi yang meliputi Unsoed. Langkah pertama yang diambil adalah memastikan semua kegiatan pelayanan terhadap mahasiswa, alumni, dosen, dan mitra berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi berlangsung dengan lancar," ujar Prof Ali dikutip dari iNews Purwokerto, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, keberlangsungan pelayanan kepada seluruh pemangku kepentingan menjadi prioritas selama masa transisi kepemimpinan. Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi juga dipastikan tetap berlangsung sebagaimana mestinya.
Kegiatan pendidikan, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat diharapkan tidak terganggu oleh situasi yang sedang berlangsung di internal Unsoed.
Prof Ali ingin mahasiswa maupun dosen tetap menjalankan aktivitas akademik seperti biasa. Stabilitas kampus menjadi salah satu hal yang akan dijaga selama masa transisi. Selain memastikan kegiatan akademik berjalan, dia menegaskan Unsoed akan memberikan dukungan penuh terhadap proses penegakan hukum.
"Kami berkomitmen untuk mendukung penuh penegakan hukum dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Unsoed," katanya.
Terkait langkah strategis maupun kemungkinan penyesuaian struktur di lingkungan kampus, Prof Ali mengatakan kebijakan tersebut akan dirumuskan lebih lanjut dalam waktu dekat. Untuk sementara, seluruh civitas akademika diminta tetap tenang dan menjaga lingkungan kampus tetap kondusif.
"Yang terpenting saat ini adalah seluruh civitas akademika tetap tenang, menjaga kondusivitas, serta memastikan kegiatan perkuliahan dan riset tetap berjalan sebagaimana mestinya," ujarnya.
Prof Ali berharap seluruh elemen Unsoed bersama-sama menjaga stabilitas kampus. Dengan demikian, pelayanan kepada mahasiswa, dosen, alumni, masyarakat hingga mitra tetap berjalan optimal selama masa transisi.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebelumnya menetapkan Prof Ali Rokhman sebagai Plt Rektor Unsoed. Penetapan tersebut berlaku efektif mulai Minggu, 23 Agustus 2026.
Penunjukan dilakukan setelah Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq ditetapkan sebagai tersangka KPK dalam perkara dugaan korupsi terkait penerimaan mahasiswa baru.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan penunjukan pimpinan sementara diperlukan untuk menjaga pelayanan di Unsoed tetap berjalan. Keberadaan Plt Rektor diharapkan membuat aktivitas civitas akademika, termasuk proses pembelajaran dan pelayanan mahasiswa, tidak terganggu oleh persoalan hukum yang tengah berlangsung.
Selain menjaga aktivitas akademik dan nonakademik, Prof Ali juga mendapat tugas mengawal proses pemilihan rektor definitif sesuai Statuta Unsoed dan ketentuan yang berlaku.
Editor: Donald Karouw